Bekerja remote kini bukan lagi mimpi. Menurut laporan Upwork (2023), lebih dari 32 juta pekerja di Amerika Serikat akan bekerja remote pada tahun 2025. Tren global ini juga semakin terasa di Indonesia, di mana banyak profesional mulai mencari fleksibilitas dan kualitas hidup yang lebih baik.
Salah satunya adalah Fadzri Priananda, alumni Bootcamp Human Resource Tempat Belajar, yang berani keluar dari zona nyaman setelah 10 tahun di corporate operations. Kini ia bekerja remote untuk perusahaan asal Amerika Serikat dengan gaji dollar. Sebuah pencapaian besar yang ia raih berkat keberanian mengambil langkah baru.
Awal Mula: Keputusan Berani di Usia 30-an
Fadzri sudah lama berkarier di dunia corporate. Namun, lingkungan kerja yang tidak suportif membuatnya berpikir ulang. Di usia 30-an, dengan istri yang sedang hamil anak kedua, ia memutuskan untuk resign.
“Sebagai kepala keluarga, goals saya cuma 1, bisa menafkahi keluarga tanpa kehilangan waktu dengan istri dan anak. Saya butuh jalan baru yang lebih fleksibel,” ungkap Fadzri.
Bagi sebagian orang, keputusan resign di usia matang bisa terasa menakutkan. Namun, justru dari titik itulah Fadzri mulai menemukan arah karier baru yang lebih sesuai dengan tujuan hidupnya. Ia memutuskan fokus ke Human Resource, bidang yang pernah ia pelajari semasa kuliah namun belum sempat ia tekuni.
Langkah Baru: Bergabung dengan Bootcamp Human Resource Tempat Belajar
Fadzri mengenal Tempat Belajar lewat konten-konten yang membagikan data nyata alumni tanpa janji manis. Transparansi itulah yang membuatnya yakin untuk mendaftar.
Ia kemudian mengikuti Career Accelerator Human Resource Bootcamp. Materi yang dipelajari mulai dari rekrutmen, manajemen karyawan, hingga pengelolaan sistem HR modern. Semua tugas yang diberikan mentor langsung diarahkan untuk membangun portofolio nyata yang bisa digunakan saat melamar kerja.
Perjalanan Profesional: Dari Portofolio ke Gaji Dollar
Berbekal portofolio dari bootcamp, Fadzri mulai melamar kerja remote di Upwork. Dari lima lamaran, ia dipanggil interview oleh dua perusahaan dan akhirnya diterima di perusahaan asal Amerika Serikat sebagai Recruitment Admin.
Dengan rate USD 10 per jam, ia bisa mengantongi hingga USD 2000 (sekitar Rp30 juta) per bulan. Angka ini jauh melampaui gaji sebelumnya di corporate.
“Alasan saya diterima simple, saya bisa menguasai HR end-to-end. Semua berawal dari portofolio yang dibangun di bootcamp,” jelasnya.
Dinamika Pekerjaan Remote: Antara Fleksibilitas dan Tantangan
Bekerja remote memang penuh tantangan. Fadzri sempat mengalami burnout karena workload yang lebih besar dari kontrak awal. Namun, dukungan keluarga membuatnya tetap bertahan.
Kini, ia bisa menikmati fleksibilitas, mengantar anak sekolah, menemani les, sekaligus tetap produktif bekerja. Bahkan, ia hanya perlu menyesuaikan 2–3 jam kerja dengan zona waktu klien di AS, sehingga masih punya banyak waktu untuk keluarga.
“Dulu kerja corporate bikin saya kehilangan waktu bersama keluarga. Sekarang, saya bisa produktif tanpa harus mengorbankan momen penting bersama anak dan istri,” tuturnya.
Strategi Rekrutmen dan Tanggung Jawab Baru
Seiring berjalannya waktu, Fadzri tidak hanya jadi Recruitment Admin biasa. Ia dipercaya untuk:
- Melakukan pre-screen interview untuk posisi teknis.
- Mengelola kandidat di sistem ATS.
- Memimpin migrasi sistem HR dari Jira ke JazzHR.
Kepercayaan ini membuat jam kerjanya ditambah dari 40 jadi 50 jam per minggu. Bagi Fadzri, ini bukti nyata bahwa keterampilan yang ia bawa dari bootcamp relevan dengan kebutuhan global dan perusahaan menaruh kepercayaan lebih padanya.
Kunci Keberhasilan Kerja Remote ala Fadzri
Dari pengalamannya, Fadzri merumuskan 3 kunci penting untuk bisa sukses kerja remote:
- Bahasa Inggris – tidak perlu sempurna, yang penting bisa komunikasi.
- Portofolio nyata – jadi senjata utama untuk meyakinkan klien.
- Personal branding – membuat kesempatan karier lebih luas dari sekadar menukar waktu dengan uang.
Tambahan lain yang ia tekankan adalah konsistensi. Menurutnya, kerja remote bukan soal keterampilan sekali jadi, tetapi soal membangun reputasi yang baik agar dipercaya dalam jangka panjang.
Transformasi Nyata: Bukan Janji Manis
Perjalanan Fadzri adalah bukti nyata bahwa kerja remote dengan gaji dollar bukan sekadar slogan. Dengan tekad, portofolio, dan komunitas belajar yang tepat, ia berhasil melakukan switch career yang membawa dampak besar bagi hidupnya.
Ingin Ikut Jejak Fadzri?
Kalau kamu juga ingin membangun karier di HR dengan peluang kerja remote global, Tempat Belajar menyediakan program:
Saatnya kamu juga berani mengambil langkah baru. Dengan bimbingan dan portofolio nyata dari Tempat Belajar, karier impianmu bisa lebih dekat dari yang kamu bayangkan.
