Cerita Feri Kristiyanto: Dari Dunia Proyek ke Social Media Specialist yang Bantu Tembus Puluhan Juta

Cerita Feri Kristiyanto: Dari Dunia Proyek ke Social Media Specialist yang Bantu Tembus Puluhan Juta

Tak semua orang langsung menemukan pekerjaan yang sesuai passion-nya sejak awal. Begitu pula dengan Feri Kristiyanto, lulusan Ilmu Komunikasi yang sempat bekerja di perusahaan proyek pembangunan. Meski stabil, pekerjaan itu terasa tidak selinier dengan minat dan latar belakangnya. 

Keinginan untuk mencari arah baru membuat Feri mulai menelusuri kembali minatnya di dunia digital, khususnya media sosial. Ia tertarik pada strategi digital yang bisa membantu bisnis tumbuh, hingga akhirnya menemukan Bootcamp Digital Marketing Tempat Belajar, tempat yang mengubah total cara pandangnya terhadap karier.

Awal Perjalanan: Saat Passion Bertemu Strategi

Sebelum bergabung dengan bootcamp, Feri sebenarnya sudah pernah bekerja sebagai Social Media Officer secara part-time. Tapi ia merasa belum benar-benar memahami dasar strategi digital marketing secara utuh.

“Dulu aku cuma bikin konten aja tanpa tahu kenapa strategi itu dipakai. Setelah ikut kelas, semua titiknya kayak nyambung. Oh, ternyata yang aku kerjain dulu itu bagian dari strategi ini,” katanya.

Ia memutuskan untuk bergabung di Career Accelerator Digital Marketing Bootcamp Tempat Belajar, setelah menemukan program ini lewat media sosial dan membaca pengalaman alumni lain.

“Aku cari tempat belajar yang benar-benar ngajarin praktik, bukan cuma teori. Setelah lihat konten dan testimoni alumninya, aku yakin di sinilah tempatnya,” tambahnya.

Pengalaman Belajar di Bootcamp: Melebihi Ekspetasi

Feri tak menyangka bahwa pengalaman belajar di bootcamp akan sedalam itu. Materi yang terstruktur, mentor berpengalaman, dan proyek nyata membuat proses belajarnya terasa hidup.

“Jujur aku nggak expect bakal se-komprehensif itu. Videonya aku ulang-ulang terus karena seru banget, apalagi pas sesi bareng mentor, rasanya pengen tanya banyak hal soal strategi digital marketing,” kenangnya.

Di proyek akhir (final project), Feri bersama timnya mendapat klien Wisma Hening Tretes, sebuah villa di Pasuruan yang sebelumnya belum pernah menjalankan strategi digital marketing sama sekali. Tantangannya besar, mulai dari nol, tanpa data pembanding. Tapi di situlah mereka justru belajar paling banyak.

Proyek Nyata: Omzet 22 Juta dari Villa yang Belum Pernah Tersentuh Digital

Hasil kerja keras mereka tak sia-sia. Dalam waktu singkat, tim Feri berhasil membantu Wisma Hening Tretes meningkatkan pemesanan secara signifikan.

“Target kami waktu itu cuma ingin ada dua booking saja karena budget iklannya kecil, sekitar Rp650 ribu. Tapi ternyata hasilnya jauh di atas ekspektasi,” jelasnya.

Melalui konten yang dirancang dengan strategi funneling dan iklan yang tepat sasaran, mereka berhasil mencatat omzet hingga Rp22 juta dengan sekitar Rp16 juta diantaranya berasal langsung dari kampanye digital marketing.

“Rasanya puas banget lihat hasil kerja tim benar-benar berdampak nyata ke bisnis,” ujar Feri bangga.

Proyek itu bahkan membuat timnya dinobatkan sebagai Best Group Project dibatch mereka.

Dari Proyek Bootcamp ke Dunia Kerja Nyata

Setelah lulus, Feri langsung diterima magang di PT Ryzen Teknologi Indonesia sebagai Social Media Specialist Intern. Ia menangani dua akun bisnis berbeda, jasa live streaming dan web development.

“Serunya di situ aku harus riset dua dunia yang beda banget. Tapi justru itu yang bikin aku belajar banyak. Kita nggak bisa bikin konten tanpa tahu bisnisnya,” ceritanya.

Menariknya, hasil proyek di bootcamp membuat Feri kembali dipercaya oleh klien sebelumnya untuk mengelola penuh akun media sosial Wisma Hening.

“Owner-nya puas, jadi minta aku lanjutin ngonten untuk akun mereka. Dari situ aku sadar, hasil belajar di bootcamp benar-benar bisa jadi jalan buat karier,” ungkapnya.

Hal yang Paling Berkesan

Dari seluruh pengalaman yang ia lalui, Feri merasa ada tiga hal yang paling berkesan dari Tempat Belajar:

  1. Materinya lengkap dan langsung relevan dengan dunia kerja.
  2. Mentor-nya berpengalaman dan terbuka untuk diskusi.
  3. Final project yang benar-benar melatih kemampuan berpikir strategis dan teamwork.

Transformasi yang Nyata

Kini, Feri bukan hanya punya pengalaman kerja baru, tapi juga arah karier yang jelas. Ia semakin mantap meniti jalan di dunia digital marketing, terutama di bidang social media dan content strategy.

“Kalau dulu aku kerja cuma karena butuh, sekarang aku kerja karena tahu ini bidang yang aku suka dan aku pahami,” katanya.

Ingin Mengikuti Jejak Feri?

Kisah Feri Kristiyanto adalah bukti nyata bahwa keberanian untuk belajar dan memulai kembali bisa membawa perubahan besar. Dari dunia proyek konvensional, kini ia menjadi social media specialist yang karyanya berdampak langsung pada bisnis.

Kalau kamu juga ingin mengasah skill digital marketing, membangun portofolio profesional, dan membuka peluang karier baru seperti Feri, saatnya mulai langkahmu sekarang.

Bangun portofolio, temukan arah kariermu, dan percaya diri untuk bersaing di industri kreatif.