Tag: perbedaan sales dan business development

  • Apakah Business Development Harus Jago Jualan? Ini Penjelasannya!

    Apakah Business Development Harus Jago Jualan? Ini Penjelasannya!

    “Kerja di Business Development itu jualan, kan?”

    Kalimat di atas sering muncul di dunia profesional dan jadi salah satu miskonsepsi paling umum.

    Padahal, Business Development (BD) bukan sekadar posisi yang fokus pada penjualan. Memang benar, BD berhubungan erat dengan revenue, tapi pendekatannya jauh lebih strategis. Ia menciptakan peluang, membangun relasi jangka panjang, dan membuka jalan bagi pertumbuhan bisnis. Data dari LinkedIn Global Report 2024 bahkan menempatkan Business Development sebagai salah satu karier paling dicari karena menggabungkan strategic thinking, komunikasi, dan analisis pasar.

    Jadi, apakah BD harus jago jualan? 

    Jawabannya: TIDAK SELALU, tapi BD tetap harus paham strategi penjualan. 

    Yuk, kita bahas lebih dalam!

    Business Development Bukan “Salesman”, Tapi “Bridge Builder”

    Sales fokus pada penjualan langsung dan target jangka pendek, sementara BD berperan membangun jembatan untuk peluang bisnis jangka panjang. Mereka tidak hanya mengejar angka penjualan, tapi mencari potensi kolaborasi, kemitraan, atau ekspansi pasar yang bisa mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. 

    Contohnya, seorang BD di perusahaan teknologi tidak langsung menjual produk, tapi mencari mitra strategis seperti startup atau lembaga untuk menjalin kerja sama yang menguntungkan kedua pihak.

    Fokus BD: Strategi, Analisis, dan Relasi

    Jika sales adalah “frontline”, maka BD adalah “arsitek strategi”. Peran utama BD adalah menganalisis pasar, memahami tren, dan mengidentifikasi peluang bisnis baru.

    Beberapa aktivitas utama BD mencakup:

    • Riset kompetitor dan potensi pasar.
    • Membangun kemitraan dengan perusahaan lain.
    • Menyusun strategi ekspansi bisnis.
    • Menjaga hubungan dengan klien kunci (key accounts).

    Inilah alasan mengapa BD lebih sering berkolaborasi lintas tim, mulai dari marketing, produk, hingga finance, agar keputusan bisnis berbasis data, bukan sekadar target penjualan.

    BD Tetap Perlu “Sense of Sales”

    Meski bukan murni sales, BD tetap perlu memahami proses penjualan. Kenapa? Karena inti dari BD adalah membuka peluang yang nantinya bisa menghasilkan pendapatan bagi perusahaan. Artinya, BD harus tahu bagaimana membuat proposal yang menarik, mempresentasikan nilai produk, dan memahami pain point calon klien. 

    Keterampilan ini disebut sales sense, kemampuan membaca peluang dan mengubahnya menjadi hubungan bisnis yang produktif. Perbedaannya, BD tidak berhenti di “closing”, tapi memastikan hubungan itu bisa bertumbuh.

    Skill yang Harus Dimiliki Business Development Modern

    Agar bisa bekerja efektif di peran BD, kamu perlu menggabungkan hard skill analitis dan soft skill komunikasi.

    Ini beberapa skill utama yang wajib dikuasai:

    • Strategic thinking → kemampuan melihat peluang jangka panjang.
    • Market research & data analysis → memahami kondisi dan tren pasar.
    • Communication & negotiation → membangun hubungan dan menjalin kolaborasi.
    • Business acumen → memahami bagaimana bisnis menghasilkan profit.
    • CRM tools & digital literacy → mengelola relasi klien dengan sistem terukur.

    Menurut HubSpot Sales Trends 2024, 72% profesional BD mengaku penggunaan tools analitik dan CRM membantu mereka meningkatkan efisiensi kerja hingga 40%.

    Kolaborasi Antara BD dan Sales: Kunci Pertumbuhan Perusahaan

    Alih-alih dibandingkan, sebenarnya BD dan Sales adalah dua fungsi yang saling melengkapi. BD membuka jalan, Sales mengeksekusi. BD membangun jaringan dan menemukan peluang, Sales mengubah peluang itu jadi revenue nyata.

    Kolaborasi antara keduanya menciptakan siklus pertumbuhan bisnis yang sehat karena perusahaan butuh strategi (BD) dan eksekusi (Sales) secara seimbang.

    Belajar Jadi Business Development Profesional dari Nol

    Kalau kamu tertarik meniti karier sebagai BD atau Sales Strategist, kamu bisa mulai belajar dari lingkungan yang realistis dan berbasis praktik langsung.

    Di TempatBelajar.id, kamu bisa mengikuti:

    Lewat kedua bootcamp ini, kamu akan memahami Sales dan BD bekerja saling melengkapi, dari strategi, pitching, hingga implementasi.

    Penutup

    Jadi, apakah Business Development harus jago jualan?

    Tidak harus. Tapi BD yang sukses pasti paham how sales works.

    BD bukan sekadar menjual, tapi menciptakan peluang dan membangun jembatan untuk pertumbuhan bisnis jangka panjang. Jika kamu ingin karier di bidang ini, kuasai dulu strategi, analisis, dan komunikasi, karena di dunia bisnis modern, they don’t just sell — they build growth.